REFLEKSI DUNIA PENDIDIKAN
2 Mei 2009: HARDIKNAS
2 mei 2009 merupakan momen yang tidak di lewatkan oleh team kreatif waroeng democrazy untuk melaksanakan dialog tentang pendidikan,merefleksikan wajah pendidikan kita yang semakin hari semakin tidak jelas arahnya, kali ini yang menjadi nara sumber adalah Kaujan, SE.MM, keua dewan pendidikan kota tarakan, meski sebenarnya ada 3 orang nara sumber yang sebelumnya bersedia untuk membawakan materi dialog sesuai dengan wewenangnya masing,yaitu dari DPRD kota tarakan yang mebidangi masalah pendidikan, serta dinas pendidikan selaku pelaksana kebijakan pendidikan, meski tanpa kehadiran ke dua nara sumber itu, tidak mengurangi alotnya dialog yang berlangsung,dari hasil dialog itu bahwa dunia pendidkan kita arahnya belum jelas, sehingga tidak mengherankan bila kualitas pendidikan masih rendah, dan sistem pendidikan kita, maupun dari segi kurikulum tidak akan menghasilkan orang2 yang kreatif dapat mandiri namun menciptakan buruh yang senantiasa mengharapkan pekerjaan dari pemerintah, begitu juga dengan kebijakan sekolah gratis yang tidak memiliki unsur keadilan, bahkan yang miskin semakin miskin dan yag kaya semakin kaya, sehingga kebijakan ini masih dianggap tidak proporsional untuk dilaksanakan, bahkan pendapat peserta dialog menyatakan bahwa mungkin lebih baik bila sistem subsidi silang dalam artian yang kaya tetap membayar dan hanya masyarakat yang tidak mampu yang di gratiskan sehingga biaya untuk orang berduit dapat dialihkan untuk melengkapai sarana-prasarana sekolah ataupun membangun sekolah yang masih banyak di bawah standar.pendidikan bukan hanya kewajiban pemerintah, namun juga partisipasi masyarakat merupakan bagian yang tak bisa di pisahkan, sehingga semuany harus bertanggung jawab untuk meningkatkan pendidikan kita.
Minggu, 03 Mei 2009
DIALOG JILID II
Minggu, 03 Mei 2009
Categories :
Info Bisnis ku,
kegiatan waroeng democrazy
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 KOMENTAR:
Posting Komentar